Emiten milik konglomerat Sugianto Kusuma dan Grup Salim, PT Bangun Kosambi Tbk (CBDK) bakal melakukan pembelian kembali saham alias buyback senilai Rp250 miliar.
Kementerian Haji dan Umrah menemukan 400 ribu data calon jemaah haji yang diduga tidak valid. Akibatnya, muncul potensi rekening dorman Rp10 triliun.
Mentan Amran Pastikan Pangan Korban Gempa NTT Aman